6 Jenis Batuan Bernilai Ekonomis Tinggi
Halo semuanya selamat datang kembali di Openteja! Hari ini kita akan fokus ke pelajaran Geografi dulu guys dan materi yang akan dibahas adalah tentang jenis batuan yang mahal. Ngomong-ngomong mapel geografi cukup mudah di handle dan nggak terlalu susah-susah amat laya, jika dibandingkan dengan mapel ekonomi yang bikin pusing 7 keliling apalagi kalau udah ketemu ilmu akuntansi, huh ampun dah hehe.
Saking sukanya sama geografi saya optimis bisa mendapat nilai 9++ tapi pas pengumuman eh malah mblangsak ke angka 7 bro haha entah akunya yang terlalu pede atau emang komputernya yang waktu itu sedang error hmm.
Oke lah yah nggak usah pake rumus panjang x lebar karena ini bukan pelajaran matematika, jadi langsung aja ke topik utamanya.
Contoh Batuan Bernilai Ekonomis Tinggi
A. Batu Obsidian
Batu obsidian atau kaca vulkanik yang terbentuk sebagai batu apung ekstrusif. Batu yang memiliki kekerasan setara 5 sampai 5,5 mohs ini banyak ditemukan di negara meksiko, skotlandia, jepang, peru dan lain sebagainnya.
Pada zaman dahulu, obsidian dimanfaatkan untuk membuat pedang sedangkan di jaman now, batu ini lebih sering dipakai untuk hiasan mewah ataupun sebagai skalpel operasi.
Jika ingin mendapatkan obsidian, anda harus merogoh kocek dalam-dalam mengingat harganya yang cukup mahal, kalau di toko online biasanya dijual mulai dari 1 jutaan, kalau pengen gratis kalian tinggal gali sendiri secara langsung di gunung api hehe.
B. Batu Tourmaline
Batu Tourmaline berasal dari bahasa sinhala "turamali" atau "toramalli" yang memiliki arti batu permata sri langka. Batu ini banyak ditemukan di negara brasil, pakistan serta madagascar.
Soal warna, tourmaline jelas jagonya bro karena ada banyak warna yang bisa ditemukan, selengkapnya lihat daftarnya di bawah ini ya:
- Pink - Rubellite
- Biru - Indicalte
- Hijau - Verdelte
- Kuning - Dravit
- Hitam - Scarl, dan lainnya.
Tourmaline memiliki 2 sifat (kristal) yakni, piro-elektrik yang bisa membawa muatan positif (+) dan negatif (-) di bawah suhu yang berbeda sedangkan pizo-elektrik arah vertikal yang bertemu dua ujung lalu menghasilkan muatan negatif.
Batu ini sering digunakan untuk bahan hiasan dan juga detoksifikasi
C. Batu Sekis
Batu sekis atau dalam bahasa inggris disebut dengan "schist" adalah batuan yang terbentuk ketika batuan sedimen terkubur di tempat yang dalam dan mengalami tekanan serta temperatur yang tinggi.
Menurut buku geografi yang saya baca, batu sekis dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat komponen kondensator dan kapasitor di bidang industri elektronik, so, jangan kaget jika batu ini memiliki harga jual yang mahal yah.
D. Ruby dan Safir
Mungkin kalian sudah nggak asing dengan kedua batu ini, karena memang namanya cukup familiar, yap Batu Ruby adalah batu mulia yang didominasi warna merah dan merupakan salah satu jenis dari mineral korundum.
Karakter batu ruby cukup bervariasi, selain memiliki warna merah yang sangat khas ruby juga termasuk batu yang kuat alias strong karena punya tingkat kekerasan mencapai 9 dalam skala Mohs.
Batu ini jelas masuk ke dalam daftar batuan mahal karena memiliki harga yang fantastis, bahkan batu sunrise ruby pernah terjual senilai 397M yang berada di rumah lelang Sotheby's di jenewa, swiss.
Kalau warna merah untuk si ruby, maka warna biru adalah sebutan untuk si safir. Keduanya sama-sama berasal dari mineral korundum. Untuk harga batu safir 11-12 sama si batu ruby.
E. Batu Topaz
Batu topaz adalah mineral silikat yang terdiri dari fluarin serta aluminium dengan komposisi kimia Al2SiO4 (F,OH)2 dan memiliki warna transparan atau putih polos, namun ada juga yang berwarna abu, gold, kuning, hijau muda dan lain sebagainya.
BTW, batu ini banyak kita jumpai di daerah pegunungan ural, brasil ataupun jerman. Untuk soal harga juga bermacam-macam ada yang 1 juta sampai dengan 3 jutaan, tergantung kualitas yang ditawarkan ya.
F. Intan, Permata dan Berlian

Posting Komentar untuk "6 Jenis Batuan Bernilai Ekonomis Tinggi"
Masih bingung? Yuk diskusi bareng di kolom komentar...